Wednesday, March 20, 2019

Etiket dan Kepribadian

Etiket dan Kepribadian

  • Bahasa Prancis ‘ETIQUE’ Berarti KARTU UNDANGAN. Dalam lembaran undangan tersebut disertakan serangkaian peraturan / tata tertib yang harus ditaati oleh para tamu/undangan.
  • Kini, pengertian ETIKET berkembang menjadi sekumpulan peraturan tata tertib dan cara-cara pergaulan diantara orang-orang yang beradab.
  • Singkatnya, ETIKET adalah aturan menyangkut pergaulan.
Dalam penerapannya amat tergantung pada waktu & tempat, situasi & kondisi
Kepribadian adalah citra/gambaran diri seseorang.
Gambaran diri, menyangkut :  Pola Pikir, Sikap dan Prilaku
  • Pribadi, akan tergambar keluasan dan kedalaman pengetahuan  (kompetensi)
  • Pribadi, akan tergambar keterbukaan dan kejernihan hati
  • Pribadi, akan tergambar kesopanan dan kesantunan (Etika), keterpelajaran, (maaf) bukan kekurang ajaran
Hubungan Etiket & Kepribadian : Kepribadian adalah pondasi citra, Etiket adalah salah satu cerminan kepribadian
Beberapa  Contoh  Penerapan :
Ciri PRIBADI YANG BERETIKET, (sekaligus menjadi TIPS) :
  • Tampil (rapih, segar, menarik, mempesona, spontan, tegas dan berwibawa)
  • Senang (bekerja, kepintaran,dikoreksi, introspeksi, menolong)
  • Bisa (menghormati orang lain, bekerjasama, menyesuaikan diri, mandiri, menyelesaikan masalah, mengendalikan diri & memberi contoh positif)
  • Selalu (tersenyum, siap membantu, percaya diri, bersemangat, bijaksana, peduli orang lain, melakukan yang terbaik)
  • Tidak (mudah putus asa, menyalahkan orang lain, sombong, meremehkan orang lain, mengutamakan diri sendiri, kasar, culas)
  • Mengetahui (kelebihan dan kekurangan, pekerjaan dengan baik, apa yang harus dilakukan, perkembangan perusahaan, peraturan perusahaan,
Kaitannya Dengan Kantor  :
  1. Masuk – pulang kantor tepat waktu
  2. Wajib memberi salam sesuai kondisi
  3. Memperhatikan penampilan diri
  4. Mengerti dan patuh terhadap hirarki perusahaan
  5. Selalu bersikap ramah
  6. Toleransi
  7. Memberi perhatian yang sama (atasan, selevel & bawahan)
  8. Persoalan pribadi tidak boleh dibawah ke kantor
  9. Jangan mendiskusikan atasan
  10. Menepati waktu dan janji
  11. Memelihara suasana
  12. Dalam pergaulan sosial, wanita didahulukan. Dalam lingkungan kantor (bisnis) pangkat-kedudukan menentukan siapa yang harus didahulukan.
Kampanye “5 S” untuk  PRIBADI YANG BERETIKET
– Senyum
– Salam
– Sapa
– Sopan (prilaku )
– Santun (kata/sikap)
Kini, KITA DI KANTOR  (dunia kerja)
Apa yang dilakukan sebagai perwujudan penerapan Etiket sebagai cerminan pribadi positif
Berbicara Di Lingkungan Kerja
  1. Atasan ke bawahan, perintah
  2. Bawahan ke atasan, saran/usul
  3. Selevel, diskusi
  4. Khusus, diagonal
Pola Dalam Bergaul
  • Mendahulukan atasan
  • Mendatangi atasan
  • Meminta pentunjuk
  • Meminta penilaian
Menerima Tamu
  1. Berdiri dari tempat duduk
  2. Hendaknya selalu tersenyum ramah disertai anggukan
  3. Jabat tangan
  4. Tanya siapa & apa keperluannya
  5. Layani & Tunjukkan rasa bersahabat & sopan
  6. Apapun masalah yang dihadapi, jangan ditunjukkan kepada tamu
  7. Bantulah tamu
  8. Jangan lekatkan pandangan kepada tamu
  9. Hindari segalah kesalahpahaman, coba untuk menyelesaikan masalah dengan bijaksanan
  10. Jangan mengobrol dgn teman lain ketika sedang melayani tamu
  11. Jangan menghabiskan waktu terlalu lama dgn seorang tamu
  12. Tidak boleh melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat apalagi kurang sopan di hadapan tamu
  13. Selalu bersikap tenang terhadap semua masalah
  14. Berikan perhatian khusus bagi tamu VIP
  15. Antarkan tamu yang bertemu dengan atasan atau tamu hendak pulang
  16. Ingat!, tidak ada hal yang tidak menyenangkan akan menjadi lebih baik dgn mengulur waktu penyelesaiannya. Selesaikan segera dgn bijasana.
Menelpon
Pastikan telah berlatih berbicara dengan jelas dan dengan  Gairah, selanjutnya :
  1. Pastikan masalah yang akan dibicarakan (tulis garis besar)
  2. Sebutkan dgn jelas siapa (nama + bagian) yang ingin dihubungi
  3. Ketika Anda telah berbicara dgn orang yang Anda hubungi, sampaikan dengan jelas identitas dan tujuan Anda menelpon
  4. Seandainya materi pembicaraan Anda cukup panjang, mintalah waktu terlebih dahulu
  5. Jika orang ditelpon tidak di tempat, tingggalkan pesan yang jelas.

No comments:

Post a Comment

MPKK

  Pengalaman Seru Membuat Call For Paper Mata Kuliah Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif Hai kawan, akhirnya setelah lama tidak bersecer...