Etiket dan Kepribadian
- Bahasa Prancis ‘ETIQUE’ Berarti KARTU UNDANGAN. Dalam lembaran undangan tersebut disertakan serangkaian peraturan / tata tertib yang harus ditaati oleh para tamu/undangan.
- Kini, pengertian ETIKET berkembang menjadi sekumpulan peraturan tata tertib dan cara-cara pergaulan diantara orang-orang yang beradab.
- Singkatnya, ETIKET adalah aturan menyangkut pergaulan.
Dalam penerapannya amat tergantung pada waktu & tempat, situasi & kondisi
Kepribadian adalah citra/gambaran diri seseorang.
Gambaran diri, menyangkut : Pola Pikir, Sikap dan Prilaku
- Pribadi, akan tergambar keluasan dan kedalaman pengetahuan (kompetensi)
- Pribadi, akan tergambar keterbukaan dan kejernihan hati
- Pribadi, akan tergambar kesopanan dan kesantunan (Etika), keterpelajaran, (maaf) bukan kekurang ajaran
Hubungan Etiket & Kepribadian : Kepribadian adalah pondasi citra, Etiket adalah salah satu cerminan kepribadian
Beberapa Contoh Penerapan :
Ciri PRIBADI YANG BERETIKET, (sekaligus menjadi TIPS) :
- Tampil (rapih, segar, menarik, mempesona, spontan, tegas dan berwibawa)
- Senang (bekerja, kepintaran,dikoreksi, introspeksi, menolong)
- Bisa (menghormati orang lain, bekerjasama, menyesuaikan diri, mandiri, menyelesaikan masalah, mengendalikan diri & memberi contoh positif)
- Selalu (tersenyum, siap membantu, percaya diri, bersemangat, bijaksana, peduli orang lain, melakukan yang terbaik)
- Tidak (mudah putus asa, menyalahkan orang lain, sombong, meremehkan orang lain, mengutamakan diri sendiri, kasar, culas)
- Mengetahui (kelebihan dan kekurangan, pekerjaan dengan baik, apa yang harus dilakukan, perkembangan perusahaan, peraturan perusahaan,
Kaitannya Dengan Kantor :
- Masuk – pulang kantor tepat waktu
- Wajib memberi salam sesuai kondisi
- Memperhatikan penampilan diri
- Mengerti dan patuh terhadap hirarki perusahaan
- Selalu bersikap ramah
- Toleransi
- Memberi perhatian yang sama (atasan, selevel & bawahan)
- Persoalan pribadi tidak boleh dibawah ke kantor
- Jangan mendiskusikan atasan
- Menepati waktu dan janji
- Memelihara suasana
- Dalam pergaulan sosial, wanita didahulukan. Dalam lingkungan kantor (bisnis) pangkat-kedudukan menentukan siapa yang harus didahulukan.
Kampanye “5 S” untuk PRIBADI YANG BERETIKET
– Senyum
– Salam
– Sapa
– Sopan (prilaku )
– Santun (kata/sikap)
Kini, KITA DI KANTOR (dunia kerja)
Apa yang dilakukan sebagai perwujudan penerapan Etiket sebagai cerminan pribadi positif
Berbicara Di Lingkungan Kerja
- Atasan ke bawahan, perintah
- Bawahan ke atasan, saran/usul
- Selevel, diskusi
- Khusus, diagonal
Pola Dalam Bergaul
- Mendahulukan atasan
- Mendatangi atasan
- Meminta pentunjuk
- Meminta penilaian
Menerima Tamu
- Berdiri dari tempat duduk
- Hendaknya selalu tersenyum ramah disertai anggukan
- Jabat tangan
- Tanya siapa & apa keperluannya
- Layani & Tunjukkan rasa bersahabat & sopan
- Apapun masalah yang dihadapi, jangan ditunjukkan kepada tamu
- Bantulah tamu
- Jangan lekatkan pandangan kepada tamu
- Hindari segalah kesalahpahaman, coba untuk menyelesaikan masalah dengan bijaksanan
- Jangan mengobrol dgn teman lain ketika sedang melayani tamu
- Jangan menghabiskan waktu terlalu lama dgn seorang tamu
- Tidak boleh melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat apalagi kurang sopan di hadapan tamu
- Selalu bersikap tenang terhadap semua masalah
- Berikan perhatian khusus bagi tamu VIP
- Antarkan tamu yang bertemu dengan atasan atau tamu hendak pulang
- Ingat!, tidak ada hal yang tidak menyenangkan akan menjadi lebih baik dgn mengulur waktu penyelesaiannya. Selesaikan segera dgn bijasana.
Menelpon
Pastikan telah berlatih berbicara dengan jelas dan dengan Gairah, selanjutnya :
- Pastikan masalah yang akan dibicarakan (tulis garis besar)
- Sebutkan dgn jelas siapa (nama + bagian) yang ingin dihubungi
- Ketika Anda telah berbicara dgn orang yang Anda hubungi, sampaikan dengan jelas identitas dan tujuan Anda menelpon
- Seandainya materi pembicaraan Anda cukup panjang, mintalah waktu terlebih dahulu
- Jika orang ditelpon tidak di tempat, tingggalkan pesan yang jelas.

No comments:
Post a Comment