Tokoh Public Relations Favorit Versi Saya
PRITA KEMAL GANI
| Prita Kemal Gani | |
|---|---|
| Lahir | 23 November 1961 Jakarta |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Alma mater | - Akademi Manajemen & Ekonomi Internasional, Manila , Filipina - Akademi PerhotelanTrisakti , Jakarta |
| Pekerjaan | Pengajar , pengusaha |
| Dikenal karena | Pendiri dan pemilik The London School of Public Relations (LSPR) |
| Agama | Islam |
| Pasangan | Kemal Effendi Gani |
| Anak | - Ghina Amani Kemal Gani - Raysha Dinar Kemal Gani - Fauzan Kanz Kemal Gani |
| Orang tua | Sudaryono (ayah) Tity (ibu) |
Pendidikan
- Akademi Perhotelan Trisakti , Jakarta
- Studi Manajemen di London , Inggris
- MBA dari Akademi Manajemen & Ekonomi Internasional, Manila , Filipina
Penghargaan
- Penghargaan Inspirasi dari Rakyat Merdeka Online
- Tokoh Humas Pilihan Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Indonesia Public Relations Awards & Summit (IPRAS) ke-3 2014 , Yogyakarta
TENTANG PRITA KEMAL GANI Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, pendiri dan Direktur London School of Public Relations (LSPR) Jakarta yang juga menjadi Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) 2011 - 2014 menerima penghargaan untuk kategori 'Tokoh Humas Perusahaan Pers (SPS) '.Penghargaan diberikan pada acara “The Indonesian 3rdPublic Relations Awards & Summit (IPRAS) 2014” yang diselenggarakan di The Sahid Rich Jogja Hotel, Jalan Magelang No. 18, KM 6, Yogyakarta.
Dalam rilis London School of Public Relations yang diterima detikcom, Sabtu (18/10/2014) menerima penghargaan SPS pertama kali diberikan pada tahun 2012, penerimanya adalah tokoh-tokoh dengan karakter kepemimpinan menguatkan, baik dari bidang bisnis, maupun tokoh organisasi sosial dan pemerintah . Pada kategori 'Tokoh Public Relations Indonesia 2014', SPS yang dipimpin oleh Dahlan Iskan, mengatur dan menilai lebih dari 100 tokoh public relations dan melihat Prita Kemal Gani memiliki peran besar dan strategis dalam pengembangan dunia kehumasan di Indonesia sehingga layak untuk diberikan penghargaan.
Prita Kemal Gani telah berhasil mengembangkan LSPR - Jakarta selama 22 tahun dan menghasilkan lebih dari 15.356 hubungan masyarakat di berbagai negara dalam dan luar negeri, hingga LSPR - Jakarta mendapat kepercayaan dari Direktorat Jenderal bidang ASEAN, Kemenlu RI untuk menjadi pusat kajian hubungan masyarakat ASEAN dalam perspektif ( Pusat Studi LSPRtentang Hubungan Masyarakat ASEAN ). Tidak berhenti sampai disitu, kontribusinya di dunia p hubungan publik telah dicatatkan sebagai ketua umum perempuan pertama dalam perjalanan 39 tahun berdirinya PERHUMAS. Di bawah kepemimpinan Prita Kemal Gani, PERHUMAS menghasilkan berbagai program yang semakin meningkatkan peran hubungan masyarakat di berbagai industri dan mengambil peran penting dalam program pemerintah untuk menyamakan standar kompetensi hubungan masyarakat di tingkat nasional.
Kecintaan Prita Kemal Gani akan memota humas dunia untuk terus berpikir global demi kemajuan profesi PR , yang kemudian memunculkan ide untuk mempersatukan para PR di ASEAN. Bersama para pemimpin organisasi hubungan masyarakat dari negara-negara ASEAN, Prita Kemal Gani telah membentuk Jaringan Hubungan Masyarakat ASEAN (APRN) yang ingin menyatukan visi, misi dan standar untuk hubungan masyarakat di ASEAN dan organisasi ini telah diresmikan pada tanggal 2 Juni 2014 di Sekretariat ASEAN, Jakarta. APRN yang memiliki tagline “ Suara Hubungan Masyarakat ASEAN ” saat ini adalah organisasi profesi hubungan masyarakat tertinggi di ASEAN.
“Jelang Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, hubungan masyarakat dapat mengumpulkan besar dalam mensosialisasikan dan ikut membantu pemerintah dalam menyiapkan masyarakat di masing-masing negara ASEAN.Selama ini ada yang dikeluarkan oleh Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 akan berdampak pada banjirnya tenaga kerja sehingga tenaga kerja humas lokal akan kehilangan pekerjaannya. Melalui APRN, saya dan teman-teman ingin mengubah pandangan ini yang akan terjadi kebalikannya.10 negara ASEAN akan semakin kuat, terhubung dan dapat bekerja sama dengan negara lain. Selanjutnya dengan kekuatan public relations dari 10 negara ASEAN yang telah bersatu, akan membawa ASEAN lebih maju dan berkontribusi di dunia. Indonesia memiliki potensi hubungan masyarakat yang luar biasa, karena itu saya berjuang memulai untuk menjadikan Indonesia sebagai Pusat Hubungan Masyarakat ASEAN, ”ujar Prita Kemal Gani yang juga merupakan Presiden APRN.
Kini, Prita Kemal Gani juga menjadi pembawa acara dari acara bincang-bincang radio bernama PR Corner yang membahas tentang dunia hubungan masyarakat Bagi para narasumber yang merupakan tokoh-tokoh PR Indonesia.Program ini merupakan hasil kerjasama LSPR-Jakarta dengan Radio 105.8 Lite FM. Pojok PR mengudara setiap hari Senin pukul 20.00-21.00 WIB. Melalui program talk show ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi para insan hubungan masyarakat. Melalui Pojok PR juga diharapkan masyarakat dan industri akan lebih memahami tentang profesi PR.
Dalam acara Indonesia Public Relations Awards & Summit 2014, selain sebagai penerima penghargaan, Prita Kemal Gani menjadi pembicara di salah satu sesi forum IPRAS 2014 dengan tema “Reputasi Bangsa di Era Kepemimpinan Baru”. Tema khusus ini merupakan tema besar yang diusung sesi ke-3 IPRAS tahun ini. Acara Tahunan SPS kali ini diharapkan akan menjadi forum nasional yang lebih besar daripada tahun lalu, karena pada tahun ini Public Relations Awards & Summit digandeng dengan acara “Penghargaan Riset & KTT Media Indonesia ke-1 (IMRAS) 2014. Acara ini akan dihadiri lebih kurang 200 akademisi komunikasi dan peneliti media dari seluruh Indonesia.
Sehubungan dengan hal ini, LSPR-Jakarta yang diwakili oleh Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, Pendiri dan Direktur dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) yang diwakili oleh Dahlan Iskan, Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum, Dewan Pimpinan Pusat Serikat Perusahaan Pers ( SPS) Pusat akan meminta nota kesepahaman untuk melakukan uji kompetensi bagi profesi humas untuk meningkatkan kompetensi profesi pada ranah komunikasi, spesialisasi public relations. Uji kompetensi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi (LSP) -LSPR, lembaga sertifikasi profesi yang pertama dan masih satu-satunya yang mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menyelenggarakan uji kompetensi hubungan masyarakat di Indonesia.

No comments:
Post a Comment